SARUASO — Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN) Nagari Saruaso menyelenggarakan Musyawarah Nagari Tahun 2026 pada Rabu, 24 Juni 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai unsur masyarakat serta dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah dan unsur Forkopimca dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Tahun 2027 serta Daftar Usulan Kegiatan ke Pemerintah Kabupaten untuk Tahun 2028.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang DPMDPPKB Kabupaten Tanah Datar, Sri Handayani, Kapolsek Tanjung Emas, AKP Endi Tiarman, serta Kasi Pemberdayaan Masyarakat Nagari, Ermawati.
Musyawarah dibuka oleh Ketua BPRN Nagari Saruaso, Rismen Malintang Sutan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa masih banyak rencana pembangunan di Nagari Saruaso yang belum dapat direalisasikan akibat adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Menurutnya, pada tahun 2026 Nagari Saruaso hanya memperoleh alokasi Dana Desa sebesar Rp380 juta, sehingga pemerintah nagari bersama masyarakat perlu menetapkan skala prioritas terhadap program pembangunan yang telah direncanakan pada tahun-tahun sebelumnya.
“Melalui musyawarah ini, kita diharapkan dapat menentukan program-program prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan dapat direalisasikan sesuai kemampuan anggaran yang tersedia,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Wali Nagari Saruaso, Agusrimayanto, AMA.Pd., SH., dalam sambutannya menyampaikan bahwa agar pembangunan Nagari Saruaso tidak tertinggal dibandingkan nagari lainnya, diperlukan upaya untuk mencari sumber pendanaan alternatif di luar Dana Desa.
Menurutnya, peluang pendanaan dapat diperoleh melalui Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten, maupun berbagai program bantuan dari pemerintah pusat.
Pada kesempatan tersebut, Wali Nagari juga memaparkan sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan Pemerintah Nagari Saruaso selama tahun 2026, di antaranya:
Sementara itu, Kepala Bidang DPMDPPKB Kabupaten Tanah Datar, Sri Handayani, menyampaikan bahwa Musyawarah Nagari merupakan proses penjaringan aspirasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan dan penyusunan RKP Nagari.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut melibatkan seluruh unsur masyarakat dan difasilitasi oleh BPRN sebagai lembaga representatif masyarakat di tingkat nagari.
Selain itu, Sri Handayani juga menyampaikan bahwa program pembangunan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar Tahun 2026 berorientasi pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Oleh karena itu, ia berharap penyusunan RKP Nagari Tahun 2027 dapat diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Tanah Datar agar tercipta sinkronisasi program dan percepatan pembangunan daerah.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi selama jalannya musyawarah. Berbagai ide, masukan, dan usulan pembangunan disampaikan sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan kemajuan Nagari Saruaso.
Semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan nagari yang berkelanjutan menuju Nagari Maju, Masyarakat Bersatu.